Ketika 2 orang yang saling sayang tapi ngga bisa bersatu dalam satu janji:
“KITA”
Apa yang perlu diucapkan, tak usah dikatakan
Jika kau paham, itu saja sudah cukup
Karena ada sedih yang beda, yang tak berurai air mata
Saat aku hanya bisa menatap kepergianmu
Sesal terbesar di hidupku adalah
Bahwa sesalanmu adalah tentangku
Hanya karena tak ada titik di sebuah kalimat
Tak perlu berpikir bahwa ceritanya belum berakhir
Apa lagi yang bisa kulakukan?
Semua itu indah, walau aku merasa sedih
Saat aku mengenangmu, kau begitu dekat
Tapi ternyata kau tak bisa
Berjalan bersamaku
Kembali ke tempat yang hilang
Sebenarnya aku bahagia
Hanya saja tak bisa mengakui
Saat aku meragukan dunia
Kaulah yang memberiku jawaban
Aku merasakan bahagia
Hanya saat kulihat engkau bahagia
Kucoba menghentikan waktu dengan kedua tanganku
Sayangnya kita tak menunggu kita